Bedah Juknis BOS 2024, Tedi Pinta Pengelolaan BOS MA harus Transparan

Saguling (HUMAS Kab. Bandung Barat)

Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bandung Barat Tedi Ahmad Junaedi didampingi Kasi Pendidikan Madrasah (Penmad) Deden Syarip Hidayatulloh hadir dalam kegiatan Workshop Penguatan Kompetensi Manajerial Pengelolaan Madrasah Di Lingkungan KKMA Wilayah 3 dan 4 pada Senin (1/4) bertempat di MA Cikande Saguling Kab. Bandung Barat. Dalam kesempatan  Tedi meminta bahwa dalam pengelolaan Madrasah terutama pengelolaan dana BOS harus mempunyai prinsip yakni Felksibilitas, efektivitas, efisiensi, akuntabilitas dan transparan.

“Peggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah pada RA/Madrasah harus dikelola secara terbuka dan mengakomodir aspirasi pemangku kepentingan madrasah untuk mencapai tujuan pendidikan madrasah yang lebih baik,” tuturnya.

Dalam hal ini Tedi juga berpesan kepada para pengawas Madrasah untuk selalu berperan dalam pengawasan pengelolaan BOS di madrasah untuk setiap perencanaan, pelaksanaan, pelaporannya.

“ Bapak dan ibu karena sekarang  BOS juga akan difokuskan untuk peningkatan mutu pembelajaran di madrasah, sehingga dengan demikian diharapkan BOS dapat menjadi salah satu instrumen efektif untuk meningkatkan mutu pembelajaran siswa, maka dari itu para pengawas juga berperan dalam mengawasinya karena berkaitan dengan target kinerja dan capaian kinerja Madrasah,”ucap Tedi.

Terakhir Tedi juga menekankan untuk penggunaan dana BOS harus bisa dimaksimalkan untuk potensi siswa di Madrasah mengangkat prestasi madrasah.

“saya ingin Madrasah mempergunakan dana BOS ini sebaik-baiknya untuk kepentingan Madrasah, mengangkat prestasi-siswa siswi di ajang Kompetisi Sains Madrasah (KSM) dan juga potensi-potensi lain, inovasi untuk bisa meberdayakan Madrasah,”pungkas Tedi.


Kontributor : Lutfi